Encyclopaedia Britannica tahun 1962 memberikan definisi akuntansi sebagai berikut :
Akuntansi adalah istilah yang luas yang menunjukkan teoriteori tertentu, asumsi-asumsi mengenai cara bertindak (behavior), peraturan-peraturan cara mengukur dan prosedur untuk mengumpulkan dan melaporkan informasi yang berguna tentang kegiatan-kegiatan dan tujuan-tujuan suatu organisasi.
Definisi ini memberi tekanan pada fungsi akuntansi “yang memberikan informasi” yang berguna tentang suatu organisasi, dan menurut pendapat penulis, memberikan gambaran lebih baik tentang tujuan akuntansi daripada yang ada di Webster. Akan tetapi, selain definisi singkat ini, akan lebih berarti lagi jika mempunyai suatu uraian tentang sifat akuntansi. Harus dimengerti bahwa akuntansi bukan pembukuan. Pembukuan hanya suatu teknik akuntansi untuk mencatat data keuangan menurut suatu metode tertentu. Akuntansi mempunyai arti yang lebih luas dalam arti meliputi pengetahuan mengenai tata buku, tapi juga meliputi pembuatan berbagai teknik pencatatan (sistem akuntansi), interpretasi laporan keuangan, menyajikan laporan keuangan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu, cara-cara melaporkan fakta-fakta usaha, dan berbagai teknik untuk mengawasi seluruh jalannya sesuatu organisasi dari segi uang maupun kuantitas. Tujuan utama akuntansi adalah memberikan informasi yang diperlukan untuk mengambil putusan bagi manajemen, pemegang saham, pemerintah atau pihak-pihak lain yang berkepentingan sehingga keputusan-keputusan yang benar dapat diambil tentang apa yang sudah terjadi dalam organisasi atau apa yang harus diperbuat dikemudian hari.
Tujuan akhir dari pengertian akuntansi ini, bahwa tata buku merupakan salah satu alat untuk memberikan informasi, terutama mencatat fakta-fakta finansial dan informasi lain yang berhubungan di dalam buku harian dan buku besar yang digunakan untuk menyusun dan menyimpulkan data akuntansi dengan cara mudah. Salah satu tujuan utama akuntansi ialah memberikan informasi yang diperlukan untuk laporan-laporan pembimbingan (stewardship) yang memerlukan dikemukakannya fakta-fakta yang menunjukkan bagaimana keadaan organisasi itu diwaktu lewat dan bagaimana kemungkinannya dikemudian hari.
Sebagai kesimpulan dari beberapa definisi akuntansi tersebut, Dr. M. Gade sebagai penulis buku ini memberikan definisi sebagai berikut: Akuntansi adalah ilmu pengetahuan terapan dan seni pencatatan yang dilakukan secara terus menerus menurut sistem tertentu, mengolah dan menganalisis catatan tersebut sehingga dapat disusun suatu laporan keuangan sebagai pertanggungjawaban pimpinan perusahaan atau lembaga terhadap kinerja nya.
Menurut Buku Pedoman Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tahun akademik 1999/2000, Teori Akuntansi bertujuan memberikan pemahaman pada mahasiswa tentang pokok-pokok pikiran yang mempengaruhi praktik Akuntansi Keuangan. Pokok bahasannya meliputi: Pengantar dan Pendekatan tradisional terhadap perumusan teori akuntansi, pendekatan baru terhadap perumusan teori akuntansi. Perkembangan Teori Akuntansi, sifat unsur tujuan akuntansi keuangan dan struktur teori akuntansi, lingkungan ekonomi dalam akuntansi. Pembahasan juga mencakup konsep aktiva uang dan modal, konsep income statement, konsep cash flow statement, akuntansi inflasi, disclosures dan current issues.
Menurut Buku Pedoman Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran, Teori akuntansi adalah model-model akuntansi teoritis, perkembangan historis tentang pemikiran akuntansi, sifat dan pengukuran pendapatan, biaya, laba, aktiva, hutang dan modal. Pemikiran-pemikiran akuntansi yang mendasarkan praktik-praktik akuntansi yang berlaku. Sedangkan menurut Buku Pedoman Sekolah Tinggi Ekonomi Indonesia, Teori Akuntansi berbeda dengan ilmu yang lain. Hal ini disebabkan akuntansi sendiri memang bukanlah merupakan ilmu yang secara teoritis berlaku Universal. Bahkan oleh banyak penulis, akuntansi dikatakan lebih dekat kepada “seni”, karenanya mereka memberikan pengertian akuntansi sebagai suatu proses pelaksanaan sesuatu, dalam hal ini adalah pembukuan dalam arti luas. Atas dasar pemahaman seperti itu, maka mata kuliah teori akuntansi seharusnya mampu memberikan pemahaman kepada para mahasiswa tentang posisi akuntansi itu sendiri, mengapa & bagaimana prinsip ataupun standar akuntansi yang berlaku di Indonesia disusun dan ditetapkan.
Perkembangan prinsip akuntansi yang berlaku di Indonesia memang lebih banyak ditopang, jika tidak dikendalikan oleh kondisi politik pemerintah. Hal ini dapat dilihat dari penetapan Prinsip Akuntansi Indonesia, pada awal tahun 1970-an, kemudian juga perubahan dari PAI ke Standar Akuntansi Keuangan (SAK) tahun 1995 yang berisikan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) untuk hampir tiap bidang industri (Tuanakotta: 1990).
Tujuan mata kuliah sebagai mata kuliah teori, mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang posisi akuntansi dalam menunjang perkembangan akuntansi di Indonesia. Karena itu mahasiswa diharapkan memahami secara mendalam hal-hal yang mendasari penyusunan dan pelaporan keuangan, hakekat sebenarnya akunt (accounts) dalam laporan keuangan, termasuk konsep-konsep penilaian dan pelaporan serta manfaat akuntansi bagi dunia bisnis pada umumnya dan dunia bisnis di Indonesia pada khususnya.
Akuntansi adalah istilah yang luas yang menunjukkan teoriteori tertentu, asumsi-asumsi mengenai cara bertindak (behavior), peraturan-peraturan cara mengukur dan prosedur untuk mengumpulkan dan melaporkan informasi yang berguna tentang kegiatan-kegiatan dan tujuan-tujuan suatu organisasi.
Definisi ini memberi tekanan pada fungsi akuntansi “yang memberikan informasi” yang berguna tentang suatu organisasi, dan menurut pendapat penulis, memberikan gambaran lebih baik tentang tujuan akuntansi daripada yang ada di Webster. Akan tetapi, selain definisi singkat ini, akan lebih berarti lagi jika mempunyai suatu uraian tentang sifat akuntansi. Harus dimengerti bahwa akuntansi bukan pembukuan. Pembukuan hanya suatu teknik akuntansi untuk mencatat data keuangan menurut suatu metode tertentu. Akuntansi mempunyai arti yang lebih luas dalam arti meliputi pengetahuan mengenai tata buku, tapi juga meliputi pembuatan berbagai teknik pencatatan (sistem akuntansi), interpretasi laporan keuangan, menyajikan laporan keuangan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu, cara-cara melaporkan fakta-fakta usaha, dan berbagai teknik untuk mengawasi seluruh jalannya sesuatu organisasi dari segi uang maupun kuantitas. Tujuan utama akuntansi adalah memberikan informasi yang diperlukan untuk mengambil putusan bagi manajemen, pemegang saham, pemerintah atau pihak-pihak lain yang berkepentingan sehingga keputusan-keputusan yang benar dapat diambil tentang apa yang sudah terjadi dalam organisasi atau apa yang harus diperbuat dikemudian hari.
Tujuan akhir dari pengertian akuntansi ini, bahwa tata buku merupakan salah satu alat untuk memberikan informasi, terutama mencatat fakta-fakta finansial dan informasi lain yang berhubungan di dalam buku harian dan buku besar yang digunakan untuk menyusun dan menyimpulkan data akuntansi dengan cara mudah. Salah satu tujuan utama akuntansi ialah memberikan informasi yang diperlukan untuk laporan-laporan pembimbingan (stewardship) yang memerlukan dikemukakannya fakta-fakta yang menunjukkan bagaimana keadaan organisasi itu diwaktu lewat dan bagaimana kemungkinannya dikemudian hari.
Sebagai kesimpulan dari beberapa definisi akuntansi tersebut, Dr. M. Gade sebagai penulis buku ini memberikan definisi sebagai berikut: Akuntansi adalah ilmu pengetahuan terapan dan seni pencatatan yang dilakukan secara terus menerus menurut sistem tertentu, mengolah dan menganalisis catatan tersebut sehingga dapat disusun suatu laporan keuangan sebagai pertanggungjawaban pimpinan perusahaan atau lembaga terhadap kinerja nya.
Menurut Buku Pedoman Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tahun akademik 1999/2000, Teori Akuntansi bertujuan memberikan pemahaman pada mahasiswa tentang pokok-pokok pikiran yang mempengaruhi praktik Akuntansi Keuangan. Pokok bahasannya meliputi: Pengantar dan Pendekatan tradisional terhadap perumusan teori akuntansi, pendekatan baru terhadap perumusan teori akuntansi. Perkembangan Teori Akuntansi, sifat unsur tujuan akuntansi keuangan dan struktur teori akuntansi, lingkungan ekonomi dalam akuntansi. Pembahasan juga mencakup konsep aktiva uang dan modal, konsep income statement, konsep cash flow statement, akuntansi inflasi, disclosures dan current issues.
Menurut Buku Pedoman Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran, Teori akuntansi adalah model-model akuntansi teoritis, perkembangan historis tentang pemikiran akuntansi, sifat dan pengukuran pendapatan, biaya, laba, aktiva, hutang dan modal. Pemikiran-pemikiran akuntansi yang mendasarkan praktik-praktik akuntansi yang berlaku. Sedangkan menurut Buku Pedoman Sekolah Tinggi Ekonomi Indonesia, Teori Akuntansi berbeda dengan ilmu yang lain. Hal ini disebabkan akuntansi sendiri memang bukanlah merupakan ilmu yang secara teoritis berlaku Universal. Bahkan oleh banyak penulis, akuntansi dikatakan lebih dekat kepada “seni”, karenanya mereka memberikan pengertian akuntansi sebagai suatu proses pelaksanaan sesuatu, dalam hal ini adalah pembukuan dalam arti luas. Atas dasar pemahaman seperti itu, maka mata kuliah teori akuntansi seharusnya mampu memberikan pemahaman kepada para mahasiswa tentang posisi akuntansi itu sendiri, mengapa & bagaimana prinsip ataupun standar akuntansi yang berlaku di Indonesia disusun dan ditetapkan.
Perkembangan prinsip akuntansi yang berlaku di Indonesia memang lebih banyak ditopang, jika tidak dikendalikan oleh kondisi politik pemerintah. Hal ini dapat dilihat dari penetapan Prinsip Akuntansi Indonesia, pada awal tahun 1970-an, kemudian juga perubahan dari PAI ke Standar Akuntansi Keuangan (SAK) tahun 1995 yang berisikan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) untuk hampir tiap bidang industri (Tuanakotta: 1990).
Tujuan mata kuliah sebagai mata kuliah teori, mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang posisi akuntansi dalam menunjang perkembangan akuntansi di Indonesia. Karena itu mahasiswa diharapkan memahami secara mendalam hal-hal yang mendasari penyusunan dan pelaporan keuangan, hakekat sebenarnya akunt (accounts) dalam laporan keuangan, termasuk konsep-konsep penilaian dan pelaporan serta manfaat akuntansi bagi dunia bisnis pada umumnya dan dunia bisnis di Indonesia pada khususnya.







