LEMBAR PENGESAHAN SEKOLAH
PRAKTEK KERJA INDUSTRI DI
KPRI
“MARGO UTOMO” MONTONG
Jl.
Raya Montong – Tuban No.375
Sebagai
Persyaratan Untuk Mengikuti Ujian Akhir Sekolah Semester Ganjil
Dan
Sebagai Bukti Pelaksanaan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).
Disusun
Oleh :
ATHO’URROHMAN
NIS.
1313/500.119
Menyetujui,
Singgahan, 13 November 2012
Pemimpin
DU/DI
Kakomli Akuntansi
SOLICHIN,S.Pd.I
RINA SULISTYANI,S.Pd
NIP.
NIP.
Mengetahui,
Kepala
SMK Negeri 1 Singgahan
Drs.
WAHJOE DJATMIKO, MT
NIP.
19620618 1987 1 003
LEMBAR PENGESAHAN INSTANSI
PRAKTEK
KERJA INDUSTRI DI
KPRI
“MARGO UTOMO” MONTONG
Jl. Raya Montong – Tuban No.375
Sebagai Persyaratan Untuk Mengikuti Ujian Akhir
Sekolah Semester Ganjil
Dan
Sebagai Bukti Pelaksanaan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).
Pembimbing I,
Pembimbing
II,
G A T O T
SULIKAH
Mengetahui,
Pimpinan DU/DI
KPRI
“MARGO UTOMO”
SHOLICHIN,S.Pd.I
NIP.
LEMBAR
PENGESAHAN PENGUJI
Laporan ini dibuat sebagai syarat terselesainya
Praktek Kerja Industri
(PRAKERIN).
NAMA :
ATHO’URROHMAN
NIS :
1313/500.119
Laporan ini telah diuji dan disahkan oleh :
Nama :
Tempat : SMK Negeri 1 Singgahan
Tanggal : 13 November 2012
Mengetahui,
Penguji Guru Pembimbing
Prakerin
LILIK
RETNOWULAN,S.Pd
KATA
PENGANTAR
Dengan mengucap
puji syukur kepada Allah S.W.T
dan atas berkat dan rahat-nya yang telah diberikan kepada penulis, sehingga
dapat menyelesaikan laporan ini dengan sebaik-baiknya, laporan ini diberi judul
“BAGAIMANA PENGELOLAAN UNIT SIMPAN PINJAM BARANG”.
Atas
tersusunnya Laporan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) penulis mengucapkan
terimakasih kepada :
1. Bapak
Drs. WAHJOE DJATMIKO,MT, Selaku Kepala SMK Negeri 1 Singgahan.
2. Bapak
SHOLICHIN,S.Pd.I. Selaku Pemimpin KPRI “MARGO UTOMO” yang telah memberikan
tempat dan sarana untuk pelaksanaan PRAKERIN.
3. Ibu
LILIK RETNOWULAN,S.Pd, Selaku guru pembimbing.
4. Para
pembimbing ditempat PRAKERIN :
a. Bapak
GATOT
b. Bapak
SOMARNO
c. Ibu
SULIKAH
d. Mbak
MAWAR KARORIN
5. Kedua Orang Tua yang selalu memberikan
semangat dan dorongan selama dalam pelaksanaan PRAKERIN.
Laporan
tersebut selain sebagai syarat Ujian Akhir semoga laporan ini juga dapat
bermanfaat bagi penulis dan pembaca untuk itu masukan dan kritik serta saran
dari pembaca sangat dibutuhkan dan membantu penulis untuk memperbaiki laporan
ini.
Terima
kasih.
Singgahan, 13 November 2012
Penulis
DAFTAR
ISI
HALAMAN
SAMPUL............................................................................... i
LEMBAR PENGESAHAN
SEKOLAH.................................................... ii
LEMBAR PENGESAHAN
DU/DI............................................................ iii
LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI...................................................... iv
KATA
PENGANTAR................................................................................ v
DAFTAR
ISI.............................................................................................. vi
BAB
I PENDAHULUAN
1.1
LATAR
BELAKANG......................................................... 6
1.2
RUMUSAN
MASALAH.................................................... 6
1.3
MAKSUD DAN
TUJUAN................................................. 7
1.4
MANFAAT......................................................................... 7
1.4.1
Bagi
Sekolah........................................................ 7
1.4.2
Bagi
Siswa............................................................ 8
1.4.3
Bagi DU/DI.......................................................... 8
BAB
II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 PENGELOLAAN
“USP” DI KPRI “MARGO UTOMO”... 9
2.2 PENGERTIAN KOPRASI................................................. 10
BAB
III PEMBAHAAN MASALAH
3.1 SEJARAH SINGKAT KPRI
“MARGO UTOMO”.... 11-12
3.2 PEMBAHASAN
MASALAH........................................... 13
3.3 PEMAPARAN
MASALAH.............................................. 14
3.4 USULAN PEMECAHAN
MASALAH............................. 15
BAB
IV PENUTUP
4.1 SIMPULAN......................................................................... 17
4.2 SARAN................................................................................ 18
4.3 LAMPIRAN-LAMPIRAN................................................
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
LATAR BELAKANG MASALAH
Usaha Simpan Pinjam
adalah Kegiatan yang dilakukan
untuk menghimpun dana dan menyalurkannya melalui kegiatan usaha simpan pinjam
dari dan untuk anggota koperasi yang bersangkutan, calon anggota koperasi yang bersangkutan,
koperasi lain dan atau anggotanya.
Dalam hal ini
saya akan menyampaikan tentang “BAGAIMANA PENGELOLAAN UNIT SIMPAN PINJAM (USP)”
Yang ada di KPRI “MARGO UTOMO” Montong.
1.2
RUMUSAN
MASALAH
Masalah di KPRI
“MARGO UTOMO” Montong yang saya ketahui sampai saat ini adalah sering
terjadinya salah pencatatatan angka yang nilainya mulai Ratusan rupiah hingga
Juta’an rupiah.
Bagaimana
cara menghindari kesalahan selisih jumlah rupiah saat perekapan ke Buku
Simpanan Anggota (manual) dan yang ada di komputer ?
1.3 MAKSUD DAN TUJUAN
Tujuan
diadakannya Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) adalah menjadikan siswa dapat
memiliki potensi yang nantinya dapat menjadi seseorang yang berhasil dan
berguna.
Adapun tujuan diadakannya Prakerin
bagi penulis adalah :
1
Menambah pengalaman siswa dalam bekerja
di dunia usaha.
2
Meningkatkan keterampilan siswa dalam
bekerja di lapangan sesuai dengan program study yang dipilih.
3
Siswa dapat berinteraksi dengan Dunia
Usaha secara langsung.
4
Siswa dapat menambah ilmu guna
memperbaiki dan mengembangkan kreativitasnya.
1.4 . MANFAAT
Adapun manfaat
yang dapat kita petik dari hasil laporan ini, antara lain :
1.4.1
Manfaat
bagi sekolah
1.
Mengetahui seberapa besar tingkat
pemahaman siswa dari Ilmu teori kepraktek.
2.
Menetapkan kedisiplinan dan
tanggungjawab terhadap siswa.
3.
Mendidik siswa secara langsung dalam
sebuah perusahaan atau instani terkait.
4.
Dapat mengarahkan bagaimana tata cara
bekerja yang baik.
1.4.2
Manfaat
bagi siswa
1.
Mengetahui secara langsung bagaimana
cara bekerja dalam sebuah perusahaan.
2.
Dapat menerapkan teori pada praktek
kerja yang sesungguhnya.
3.
Dapat menambah wawasan yang lebih
luas dalam dunia usaha yang nyata.
4.
Mengembangkan potensi yang dimiliki
sesuai study yang dipilih.
1.4.3
Manfaat
bagi DU/DI
1.
Dapat membagi ilmu dan pengalaman dalam
bekerja kepada siswa yang melaksanakan PSG.
2.
Membantu pencatatan pembelian baik Kontan
maupun Bon.
3.
Dapat memperingan dalam melaksanakan
pekerjaan yang ada di koperasi tersebut.
4.
Membantu melayani pembelian dibagian
toko.
BAB
II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 PENGELOLAAN “USP”
DI KPRI “MARGO UTOMO”
Dalam
perkembangan suatu Instansi, termasuk dalam hal ini KPRI “MARGO UTOMO” dapat
mengembangkan usahanya atau memperluas jenis usahanya menjadi beberapa jenis
usaha. Oleh karena itu dapat dibentuk unit–unit usaha koperasi untuk lebih
meningkatkan pelayanan kepada anggota koperasi yang bersangkutan. Unit-unit
koperasi itu dapat dibentuk berupa unit usaha dagang (konsumen), unit usaha
simpan pinjam (USP), atau unit usaha jasa dan produsen, tergantung dari
koperasi mau mengembangkan sebagian atau seluruh unit usaha tersebut.
Dalam hal bagaimana koperasi itu untuk mencatat semua transaksi yang terjadi di unit- unit usahanya. Secara akuntansi, semua transaksi di unit-unit usaha tersebut dapat dipakai dengan cara akuntansi agen atau cabang secara desentralisasi, artinya pihak unit usaha diberi wewenang untuk mencatat semua transaksinya sendiri atau punya manajemen sendiri. Di Indonesia, koperasi yang bergerak di unit simpan pinjam haruslah dipisahkan dari unit usaha yang lainnya.
Dalam hal bagaimana koperasi itu untuk mencatat semua transaksi yang terjadi di unit- unit usahanya. Secara akuntansi, semua transaksi di unit-unit usaha tersebut dapat dipakai dengan cara akuntansi agen atau cabang secara desentralisasi, artinya pihak unit usaha diberi wewenang untuk mencatat semua transaksinya sendiri atau punya manajemen sendiri. Di Indonesia, koperasi yang bergerak di unit simpan pinjam haruslah dipisahkan dari unit usaha yang lainnya.
2.2 PENGERTIAN KPRI “MARGO UTOMO”
KPRI “MARGO
UTOMO” Montong merupakan wadah perjuangan ekonomi yang bertujuan untuk
kesejahteraan anggota khususnya dang masyarakat pada umumnya. Dari perjalanan
selama 33 tahun KPRI “MARGO UTOMO” telah lebih bayak memberikan retribusinya
kepada anggotanya / dinas pendidikan disekitarnya, baik secara langsung maupun
tidak langsung.
BAB
III
PEMBAHASAN MASALAH
3.1 SEJARAH
SINGKAT KPRI “MARGO UTOMO” MONTONG
Berdiri
sejak Tanggal 17 November Tahun 1979 di Gedung SDN Montong berdasarkan Rapat
Anggota Tahunan. Dengan susunan pengurus sebagai berikut :
Sususan Pengurus Awal
|
No.
|
Nama
|
Jabatan
|
|
|
|
|
|
1.
|
Moejono, BA
|
Ketua I
|
|
2.
|
Supatmo
|
Ketua II
|
|
3.
|
Mutadji
|
Sekertaris I
|
|
4.
|
Sodiq
|
Sekertaris II
|
|
5.
|
Tjiptowo
|
Bendahara I
|
|
6.
|
Suwito T ulus
|
Bendahara II
|
|
7.
|
Sutami
|
Pembantu Umum
|
Sususan
Pengurus Sekarang
|
No.
|
Nama
|
Jabatan
|
|
|
|
|
|
1.
|
Sholichin, S.Pd.I
|
Ketua I
|
|
2.
|
Drs, A. Usdianto
|
Ketua II
|
|
3.
|
Sukoco, S.Pd
|
Sekertaris I
|
|
4.
|
Rasul, S.Pd
|
Sekertaris II
|
|
5.
|
Ramijan, S.Pd
|
Bendahara I
|
|
6.
|
Jati Suroso, S.Pd
|
Bendahara II
|
|
7.
|
Yuli Supardo, S.Pd
|
Pembantu Umum
|
Awalnya anggota relatif kecil, usaha pun
terbatas hanya UPB Dengan simpanan pokok anggota Rp. 2.500,- dengan pinjaman
sebesar Rp. 100.000,- sampai dengan tahun 2009 simpanan pokok menjadi Rp.
100.000,- dengan pinjaman maksimal Rp. 20.000.000,- usaha yang terdapat
dikoperasi adalah antara lain USP, Pertokoan, Bengkel, Jasa Online dan Arisan
Berhadiah, baik peserta dari anggota maupun dari masyarakat umum. Sehingga
assetnya kini menjadi lebih dari 2M, Dengan jumlah anggota ± 200 orang.
Koperasi tidak berorientasi hanya pada keuangan saja tetapi pada kesejahteraan
anggota antara lain bantuan anak sekolah, bantuan opname, pensiun dan angsuran
bebas hutang apalagi anggota meninggal dunia.
3.2 PEMBAHASAN MASALAH
Bagaimana pengelolaan buku simpan
pinjam yang ada di KPRI “MARGO UTOMO” Montong?
Pembahasan
pertama yaitu Pinjaman USP (Unit Simpan
Pinjam), pinjaman USP maksimal Rp 50.000.000,- dengan angsuran maksimal 60
kali dengan bunga 1,25%, sedangkan bunga penutupan 5% dari sisa pokok pinjaman Kedua
yaitu Pinjaman JP (Jangka Pendek),
pinjaman JP lebih sedikit daripada pinjaman USP yaitu maksimal Rp 5.000.000,-
dengan angsuran melalui potong gaji maksimal 10 kali angsuran dengan bunga 2%.
Disini
anggota diwajibkan membayar iuran dengan ketentuan sebagai berikut : Simpanan Pokok
Rp. 100.000,- Simpanan Wajib Rp. 25.000,- Simpanan Monosuko Rp. 40.000,-
Simpanan Hari Haya Rp. 25.000,- Tabungan Pendidikan Rp. 10.000,- GT (Gerakan
Tabungan) Rp. 500,- DKSA (Dana Kesejahteraan Anggota) Rp 5.000,-. Pinjaman USP
dikenai ASKRI (Asuransi Kredit) 2,50% dari besar pinjaman dan DKSA dikenai
0,50%..
Semua
simpanan diatas tidak bisa diambil kecuali pindah tempat, pensiun atau
meninggal dunia. Di koperasi ini juga mengadakan Arisan berhadiah sebesar Rp
10.000,- per bulan selama 30 bulan dan diputut setiap tanggal 5.
Apakah
yang dinamakan Koprasi Simpan Pinjam? Koprasi Simpan Pinjam
adalah.
3.3 PEMAPARAN MASALAH
Salah satunya adalah :
3.3.1
PENJUALAN
BARANG
·
Pencatatan barang & harga ke nota
bon dan nota contan.
·
Memasuka nota bon ke buku penjualan bon.
·
Memasukan nota contan langsung kebuku
KAS UPB.
·
Memasukan nota bon kredit jangka panjang
ke buku kredit UPB. Kemudian buku kredit direkap ke buku Per SD
.
3.3.1
PEMBELIAN
BARANG UPB
·
Mengumpulkan nota penjualan barang, lalu
diposting kedalam buku KAS UPB.
·
Kemudian UPB Melayani tukar nota
pembelian barang pada semua anggota dengan cara kredit jangka pendek maupun
jangka panjang
3.3.2
PELAYANAN
UPB
KPRI “MARGO UTOMO” Melayani barang pada
anggota berupa Kebutuhan pokok, elektronik, dan semua barang yang dibutuhkan
anggota Termasuk bisa melalui pemesan terlebih dahulu, juga melayan non anggota
atau masyarakat umum.
3.4 USULAN PEMECAHAN MASALAH
Sebenarnya masalah yang ditimbulkan di
KPRI “MARGO UTOMO” tidaklah terlalu
besar, hanya perlu sedikut tambaha pengertian / perhatian dari pengurus untuk
lebih memajukan
dan menumbuh kembangkan KPRI “MARGO UTOMO”.
Setelah tiga bulan saya melaksanakan
Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) Di KPRI “MARGO UTOMO”. Saya sering melihat
SELISIH jumlah uang yang ada sebenarnya dan yang tercatat dibuku Kas.
Menurut saya jika karyawan lebih jeli
dan tidak terlalu banyak berfikir tugas pencatatan lain-lain mungkin hal itu (selisih)
uang yang tercatat di buku kas dan uang yang ada sebenarnya bisa di dihindari
atau paling tidak di cegah. Kenapa saya katakan demikian ? karena setelah
keluarnya satu karyawan toko KPRI “MARGO UTOMO” Mereka telalu banyak pekerjaan
/ pekerjaan mereka jadi menumpuk, dan itu menurut saya yang menjadikan fikiran
mereka tidak konsentrasi.
Maka penambahan karyawan Mutlak perlu
dilakukan oleh pengurus KPRI “MARGO UTOMO” Demi terhidarnya selisisih pencatatan.
BAB
IV
PENUTUP
Puji syukur senantiasa kita panjatkan kepada Tuhan Yang
Maha Esa, sebagai penutup hasil Kegiatan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).
Selama Tiga Bulan, bahwa kami telah menyelesaikan laporan dengan jelas, singkat
dan dapat dipahami. Penulis tahu bahwa laporan ini jauh dari kata sempurna atau
belum mencapai kesempurnaan. Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu
kritik dan saran yang sifatnya membangun dari Bapak dan Ibu guru Pembimbing
sangat di harapkan penulis demi kesempurnaan laporan ini.
Akhirnya
kami mengucapkan banyak terimakasih Kepada Bapak dan Ibu Guru serta Pembimbing
yang banyak membantu kami Dalam Pelaksanaan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN),
Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu melimpahkan rahmat dan karunianya pada kita
semua.
4.1 SIMPULAN
Setelah
melakukan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) di (Koprasi Pegawai
Republik Indonesia ) KPRI “MARGO UTOMO” Montong, Usaha yang ada di KPRI
“MARGO UTOMO” Montong telah menggunakan siklus Akuntansi
yang baik dan benar.
4.2 SARAN
Supaya
mendapatkan Laporan yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan maka di
KPRI “MARGO UTOMO” Montong, Harus
menerima fungsi-fungsi dari Siklus Akuntansi
yang nantinya dapat menjadi pegangan dalam
melaporkan laporan keuangan.
PERHATIAN !!! PERHATIAN !!! PERHATIAN !!!
Ini adalah laporan PRAKERIN / MAGANG / PSG.
SMKN 1 SINGGAHAN TUBAN JAWA TIMUR INDONESIA,-
Ini adalah versi revisi sekolah kami ! jadi
maaf kalau laporan ini kurang cocok dengan laporan yang diminta sekolah anda,-






